
📰 Edukasi Online Kosmetika dan Skincare Aman: Tingkatkan Kesadaran Remaja dalam Memilih Produk yang Aman dan Berkualitas.
Dalam era digital yang semakin berkembang, penggunaan kosmetika dan produk skincare telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya di kalangan remaja. Tingginya minat terhadap produk kecantikan sering kali tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan, legalitas, serta kandungan yang terdapat di dalam produk tersebut. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penggunaan kosmetika yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.
Sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait penggunaan kosmetika yang aman, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera (STIFERA) Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Webinar Edukasi Online Kosmetika dan Skincare Aman pada Minggu, 24 Mei 2026 melalui platform Zoom Cloud Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang farmasi dan pengawasan obat serta makanan. Materi pertama disampaikan oleh apt. Sri Suwarni, M.Sc. yang membahas pentingnya kapabilitas, peluang, dan motivasi dalam memilih kosmetika dan skincare yang tepat. Peserta diajak untuk memahami bahwa pemilihan produk kecantikan tidak hanya berdasarkan tren atau popularitas semata, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek keamanan, kebutuhan kulit, dan kualitas produk.
Materi selanjutnya disampaikan oleh apt. Dra. Eni Zuniati dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang yang mengangkat tema “Sosialisasi Kosmetika dan Skincare Aman pada Remaja”. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memeriksa legalitas produk melalui izin edar BPOM, mengenali ciri-ciri kosmetika yang aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap produk ilegal yang beredar di pasaran.
Sementara itu, apt. Odilia Dea, M.Farm. menyampaikan materi mengenai bahan-bahan berbahaya yang sering ditemukan dalam kosmetika dan skincare, khususnya yang menyasar kalangan remaja. Materi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai risiko penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan zat lain yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan apabila digunakan tanpa pengawasan yang tepat.
Melalui kegiatan webinar ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mendapatkan edukasi praktis mengenai cara memilih produk kosmetika dan skincare yang aman, legal, dan sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih kritis dan bijak dalam menggunakan produk kecantikan.
Antusiasme peserta yang tinggi selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa edukasi mengenai kosmetika dan skincare aman masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Berbagai pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung mencerminkan tingginya perhatian peserta terhadap isu keamanan produk kosmetika yang beredar di pasaran.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIFERA Semarang berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan kosmetika yang aman dan bertanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi pendidikan, praktisi farmasi, dan regulator dalam mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas, sehat, dan terlindungi dari risiko penggunaan produk kosmetika yang tidak memenuhi ketentuan.
“Kenali produknya, cek legalitasnya, pahami kandungannya, dan gunakan secara bijak. Karena kecantikan yang sesungguhnya dimulai dari keamanan.” ✨