Tinjauan Sistematis tentang Penggunaan Cangkok Kulit Ikan Aseluler dalam Manajemen Luka Bakar

Luka bakar merupakan kondisi medis yang sering terjadi dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk infeksi, deformitas, dan bahkan kematian. Selama bertahun-tahun, berbagai metode telah dikembangkan untuk mengobati luka bakar, termasuk penggunaan allograft (kulit dari donor manusia) dan autograft (kulit dari pasien itu sendiri). Namun, kedua metode ini memiliki kekurangan, termasuk kebutuhan akan donor dan risiko penolakan. Belakangan ini, telah dikembangkan teknologi baru untuk mengobati luka bakar, yaitu dengan menggunakan cangkok kulit ikan aseluler.

Tinjauan sistematis ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan cangkok kulit ikan aseluler dalam mengobati luka bakar. Para peneliti mencari semua artikel yang diterbitkan sejak tahun 2000 hingga 2021 yang membahas penggunaan graft kulit ikan acellular dalam manajemen luka bakar. Setelah melewati tahap seleksi, 20 artikel yang relevan ditemukan dan digunakan dalam tinjauan sistematis ini.

Hasil dari tinjauan sistematis menunjukkan bahwa penggunaan cangkok kulit ikan aseluler secara signifikan dapat mempercepat penyembuhan luka bakar dan mengurangi rasa sakit pasien. Cangkok kulit ikan aseluler juga terbukti dapat mencegah infeksi dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak akibat luka bakar. Selain itu, penggunaan graft kulit ikan acellular juga tidak memerlukan donor dan memiliki risiko penolakan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan allograft dan autograft.

Hasil dari tinjauan sistematis menunjukkan bahwa penggunaan cangkok kulit ikan aseluler secara signifikan dapat mempercepat penyembuhan luka bakar dan mengurangi rasa sakit pasien.

Namun, tinjauan sistematis ini juga menunjukkan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan cangkok kulit ikan aseluler dalam manajemen luka bakar. Penelitian selanjutnya harus mencakup jumlah pasien yang lebih besar dan mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi efektivitas dan keamanan penggunaan cangkok kulit ikan aseluler.

Secara keseluruhan, penggunaan cangkok kulit ikan aseluler dalam manajemen luka bakar menunjukkan potensi yang besar sebagai alternatif yang lebih aman dan efektif dibandingkan dengan penggunaan allograft dan autograft. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan teknologi ini dalam manajemen luka bakar.

Sumber :
Luze H, Nischwitz SP, Smolle C, Zrim R, Kamolz LP. The Use of Acellular Fish Skin Grafts in Burn Wound Management-A Systematic Review. Medicina (Kaunas). 2022 Jul 9;58(7):912. doi: 10.3390/medicina58070912. PMID: 35888631; PMCID: PMC9323726.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Tumblr
WhatsApp
Email
Scroll to Top