Semarang – Dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, kompetensi teknis saja tidak lagi cukup. Tenaga kefarmasian juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi, etika profesi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan pelayanan kesehatan. Sebagai bentuk komitmen dalam mempersiapkan lulusan yang unggul, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFERA) Nusaputera Semarang menyelenggarakan Pelatihan Soft Skill untuk Mahasiswa dengan tema “Siap Bekerja Profesional sebagai Tenaga Kefarmasian” pada Kamis, 22 Mei 2025.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang akademik dan praktik kefarmasian, yaitu:
• apt. Choirul Huda, M.Farm. (STIKES Kartrasa Tulungagung)
• Dr. apt. Agus Sulaiman (Universitas Bhakti Kencana Bandung)
• apt. Rizky Ardian H. Sawal, M.Farm. (STIFERA Semarang)
• apt. Sri Suwarni, M.Sc. (STIFERA Semarang)
Melalui pelatihan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun profesionalisme sejak masa perkuliahan. Materi yang disampaikan mencakup pengembangan sikap kerja profesional, komunikasi efektif di lingkungan pelayanan kefarmasian, etika profesi, kepemimpinan, kemampuan bekerja dalam tim, serta kesiapan menghadapi proses rekrutmen dan dunia kerja.
Para narasumber menekankan bahwa seorang tenaga kefarmasian profesional tidak hanya dituntut memiliki kompetensi ilmiah, tetapi juga harus mampu menunjukkan integritas, tanggung jawab, disiplin, kemampuan beradaptasi, serta memberikan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalankan praktik kefarmasian yang berkualitas.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan memasuki dunia kerja. Diharapkan, pelatihan ini mampu meningkatkan kesiapan lulusan STIFERA untuk berkarier di berbagai sektor, seperti rumah sakit, apotek, industri farmasi, laboratorium, instansi pemerintah, maupun bidang kewirausahaan.
Melalui penyelenggaraan pelatihan soft skill secara berkelanjutan, STIFERA Nusaputera Semarang terus berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kefarmasian, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan profesionalisme yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
